blue hole

Kamis, 02 September 2010

unek enek

Knapa saya ga suka lihat persahabatan yang terlalu lebay?! Contohnya aja malam ini. Si kawan pergi dari siang ama teman KKN nya ampe larut malam gini ga jelas kabarnya. Please deh!perasaan juga aku yang tiga tahun hidup di asrama dengan berbagai macam masalah waktu mau pisah ama yang laen aja ga kayak gini lebay nya! Sampe shoping bareng,makan bareng,ampe nonton bareng! Hello! Kalian itu masih di Jogja kok nak! Belum kemana-mana!
Dari sini aku janji ama diriku sendiri slese KKN ntar ga mau aku yang gini2an! Kadang aku mikirnya init uh Cuma ajang sok kompak! Biar kliatan gaul! Aku sendiri bukannya nolak pertemanan yang macam gini. Aku sendiri pernah kok ngerasain yang kayak gini aktu SMA. Aku juga bukan tipe orang yang ga suka bergaul. Cuma aku kadang merasa aneh saat melihat situasi seperti ini. Apakah harus se lebay ini mereka melampiaskan rasa kangen?! (Jiahh kangen! Perasaan juga baru ketemu kmaren!) padahal Cuma dua bulan aja nya sama-sama. Gimana coba aku dulu yang tiga tahun dalam asrama yang menyatu?!
Akh,maleslah liat yang kayak gini! Kesel juga aku dibuatnya! Aku sih ga masalah dia mau pergi kemana. Tapi dari sini keliatan kalo dia ga kangen emang sama aku. Bayangin coba? Baru aja smalam mereka ini pulang besoknya dah kayak orang-orang yang ga ktemu 10 tahun sampe harus ngadain acara ampe malam segala! Bukannya apa,temen2 ku yang KKN tahun ini juga banyak, Tapi belum ada kliatan yang yang kayak mereka ini lebaynya! Entahlah,sengaja aku nulis ini karna ga tau mau cerita ama sapa malam2 gini! Yang jelas AKU LAGI KESAL!!!!

Kamis, 19 Agustus 2010

Do you like this photos??

Rabu, 05 Mei 2010

Unek-Unek lagi stres!

akhir-akhir ini,ada banyak pertanyaan yang mengganjal di kepalaku
=
1.Apakah orang banyak sadar kalo bank itu perampok uang yang berintelektual?Karena tiap melakukan penarikan mereka selalu memotong uang kita.Jadi uang kita ga pernah utuh kalo di bank!


2.Apakah Majapahit emang kerajaan besar?Masalahnya belum pernah dengar tuh ada bukti peninggalannya di Indonesia timur


3.Apa benar bank syariah ga punya keuntungan?Trus mereka mau makan darimana?



4.Apakah Indonesia sadar kalo Bank Dunia udah membohongi Indonesia dengan cara memuji?Kalo ga di puji Indonesia kan ga bakalan ngutang ama Bank dunia

5.Yang terakhir ne ane paling bingung.Knapa banyak yang bilang ane tampan ya!!!wkwkwk

Selasa, 04 Mei 2010

Antara Undang-Undang dan Teori Politik Locke

Ne sedikit ane "berfilsafat" mengenai politik yang juga tugas ane kmaren hehe
Kita tahu di Indonesia banyak sekali Undang-Undang yang dibuat dan diberlakukan.Tujuan dari pembuatan Undang-Undang ini sebenarnya baik,yakni untuk mengatur hidup bermayarakat agar tidak terjadi kekacauan.Masalah kemudian timbul ketika Undang-Undang ini kerap kali dibuat secara sepihak,tanpa mendengarkan aspirasi rakyat dan hanya berpihak pada para penguasa busuk.Hal ini tentu saja merugikan.Selain melanggar kontrak social,juga membatasi state of nature dari masyarakat luas.Dalam kontrak social model Locke telah dikatakan,bahwa setiap yang termasuk individu berarti memiliki hak milik dan kekuasaan untuk menghukum individu yang lainnya jika melakukan kesalahan.Hal inilah yang belum terjadi di Indonesia dengan baik.
Indonesia seperti kita ketahui memiliki banyak sekali pasal dalam sistem perundang-undangannya yang kemudian memunculkan pertanyaan,”apakah Undang-Undang ini telah melanggar sistem kontrak social model Locke?Atau kontrak social yang seperti inikah yang diinginkan Locke?”
Pada dasarnya sistem perundang-undangan yang ada di Indonesia telah mengikuti model Locke,dimana Undang-Undang dibuat untuk membentuk sebuah masyarakat politik yang madani.Yang menjadi masalah sekarang ialah,ketika hak milik yang diberikan masyarakat kepada komunitas yang berfungsi mengatur hidupnya di salah artikan.Mereka dengan sengaja membuat Undang-Undang yang menguntungkan pihak-pihak pengatur Negara ini.Hal ini menimbulkan kekacauan yang seharusnya tidak diinginkan dalam kontrak social tersebut.
Ada banyak contoh Undang-Undang yang sengaja dibuat demi menguntungkan pemerintah.Contoh Undang-Undang BHP pendidikan,Undang-Undang mengenai kehutanan yang menguntungkan pengelola hutan. Celakanya pada saat sekarang ini Undang-Undang tidak dibuat berdasarkan kebutuhan masyarakat,namun karena adanya pihak-pihak tertentu yang menginginkann Undang-Undang itu ada.Ini jelas melanggar sistem kontrak social Locke dan tentu saja mempersempit keadaan alami dari manusia itu sendiri.
Untuk mengatasi masalah ini,perlu adanya pengkajian terhadap maksud dan tujuan pemerintah dalam menerbitkan Undang-Undang.Pengkajian ini harus dilakukan oleh orang-orang yang cakap dalam bidangnya yang kemudian dipublikasikan kepada masyarakat banyak.Setelah ada tanggapan baru diambil tindakannya untuk mendukung atau tidak Undang-Undang tersebut di terbitkan.Hal ini berguna dalam menghindari penyimpangan kontrak social yang telah disepakati,sekaligus juga mencegah penyemoitan kondisi alamiah manusia karena manusia juga butuh state of nature untuk kedamaian hidupnya sendiri.

Kamis, 29 April 2010

Jam belajar masyarakat

Mungkin sering liat tulisan gini










Maksudnya apa ya ?

Belajar inikah

Atau "belajar" yang ini?

wkwkwkwkwk!!!

Minggu, 25 April 2010

Nasionalisme Korea berlebihan???

Ane agak sedikit pusing tadi waktu kuliah kewarganegaraan.Ada yang agak menggelitik buat ane.Apa itu?Tadi kita bahas tentang Korea selatan yang katanya memiliki Invisible Barriers.Nah tuh negara katanya pake sistem doktrin gitu buat memajukan bangsanya.Jadi mereka di doktrin dengan isu pembangunan nasional harus nomor 1.Singkat cerita,tuh cara ternyata ampuh buat memajukan tuh bangsa dan nasionalisme bangsa itu pun jadi kuat.
Nah yang sempat menggelitik ane ialah,kalo gitu ni bangsa punya nasionalisme karna emang sadar akan pentingnya mereka bernasionalisme ato hanya sekedar takut ato trauma kalo2 bangsa mereka terpuruk lagi.Bukan tanpa alasan ane mikir kayak gini.Pasti ada alasannya.Mau tau?
Nah jadi kita itu dikasi artikel buat dibaca.Isi tuh artikel mengatakan kalo bangsa Korea itu pantang menggunakan produk impor bahkan dianggap penghianat negara (walopun hukum formalnya dah di hapus).Nah dari sini ane mikir sifat ini apakah timbul akibat doktrin yang begitu kuat dan cenderung bersifat traumatik atau memang secara sadar nasionalisme itu tumbuh dalam diri warga Korea itu sendiri meski dalam keadaan apapun kondisi bangsanya?Nah kalo menurut ane sih sifat ini muncul akibat doktrin yang berisi ketakutan.Bangsa Korea mungkin takut jika bangsanya jatuh seperti pada saat usai perang dunia.Tapi whateverlah...Itu kan bangsa mereka.
Masalahnya ni cara bisa ga ya di terapkan ama Indonesia?
Well ntar ane cari dulu jawabannya ya..

daniel

NI cerita sengaja ane masukin ke blog ane.menurut ane ne cerita "lumayan" menyentuh.So,cekidot

Namanya Daniel, cowok yang baru berusia 24 tahun. Wajahnya.. kata orang sih gak ganteng, ngak pinter dan juga ngak atletis. Sampai detik ini, temen-temen masih mikir? Kok bisa ya dia jadi pacar gua? Padahal sumpah mati mereka tau, gua gak pernah berharap punya pacar kayak dia. Banyak yang bilang kalau wajah gua yang lumayan cantik bila jalan sama dia? Bakal seperti antara majikan dan pembantu.

Mungkin awalnya demikian, tapi dari seorang Daniel. Gua belajar banyak tentang bagaimana menghargai seorang laki-laki, bagaimana memperlakukan laki-laki dan terakhir bagaimana mengerti arti cinta itu sesungguhnya.

Suatu hari, gua lagi asyik online. Teman-teman gua, semua uda pada mulai eksis di dunia facebook. Rasanya kalau gua gak gabung, bisa jadi gua dianggap gadis kampung. Padahal orang kampung pun uda pakai facebook. Lupakan sejenak kisah stupid itu, yang pasti dari facebook. Gua bisa kontak-kontakan lagi sama teman-temen gua dari jaman pipis di celana sampai sekarang ngerti kalau umur gua uda cukup tua sebagai cewek, 23 tahun.

Nah, karena baru aja putus cinta. Rasanya gua alergi banget sama foto-foto mantan gua yang nangkring di facebook gua, jadi tugas gua malam itu adalah menghapus semua foto-foto mantan gua. Tapi semakin gua perhatikan foto-foto kenang-kenangan kita, kok rasanya gua jadi sedih sendiri ya. Sampai tanpa sadar gua jadi nangis, padahal yang minta putus juga gua, hal kecil sih, gara-gara dia mau sekolah di luar dan gua gak setuju. Apa daya, bokapnya jenderal dan dia ajudan. Pisah deh hubungan kita,

Saat gua menangis, chat online di Facebook nyala, seseorang muncul dan berkata memperhatikan gua sedang menghapus semua foto-foto gua. Dia bilang

“ Lagi putus cinta ya? “ Kata dia.

Awalnya gua mau cuekin, tapi kayaknya bakal menarik juga ya kalau gua marah-marah dan maki-maki orang ini, soalnya gua perhatiin, kita gak kenal sama sekali.

“ Sok tau loe?” kata gua,

“ Ya tau dong, kan gua juga lagi putus cinta, senasib deh..”

Kalimat dia yang bikin gua langsung nyegir. Penasaran sekaligus merasa senasib. Singkat kata, walaupun gua ga kenal dia, akhirnya kita malah jadi curhat-curhatan. Gua jadi tau juga, kalau dia putus sama pacarnya karena gak cocok setelah 5 tahun pacaran. Dalam hati gua berkata, kalau 5 tahun segitu lamanya dibilang kagak cocok, jadi selama 5 tahun itu ngapain ya?.

Akhirnya kita gak bicara lagi setelah malam itu, tapi dia sempat mengatakan nama dia ke gua.

“ Gua Daniel, thanks uda mau temenin gua ngobrol malam ini?”

Gua hanya senyum-senyum manggut, setau gua, harusnya gua yang curhat, kok malah jadi dia. Ya sudahlah, setidaknya dia uda bikin malam ini berwarna. Kita pun pisah, tanpa bicara dan gua sempat mengenalkan diri gua dengan bilang, “ Panggil gua Angel aja, kalau perlu blackAngel.”

“ Kenapa harus BlackAngel, kenapa ga WhiteAngel”

Gua terdiam dan offline dari facebook gua. Bukan urusan dia kalau gua mau jadi white or black, yang pasti hari itu menjadi hari perkenalan kita.

***

2 bulan kemudian.

Sahabat gua Agnes, tiba-tiba nikah. Dia ngundang gua datang ke kawinan dia. Gua tau, tentunya tau banget rasanya ke undangan seorang diri. pasti di bilang kagak laku atau parahnya perawan tua. Kalau bukan karena Agnes ini teman baik gua waktu jaman smp, pasti gua gak mau datang. Dengan terpaksa gua ajak adik gua, Teddy. Walaupun dia itu masih kecil, setidaknya orang-orang bakal kepikiran dia pacar gua kalau ga kenal. Cara yang jitu untuk membuat gua lepas dari julukan jomblo.

Seperti yang gua duga, undangan bakal dipenuhi temen-temen gak jelas. Akhirnya gua hanya bisa mojok sambil menikmati jus jeruk, karena udangan berdiri, gua harus rebutan sama banyak orang. Nah, saat gua uda menemukan satu bangku, gua mau lompat, eh tiba-tiba nenek-nenek tua nyerobot gitu aja. Jus di tangan gua jatuh dan tanpa sengaja kena sama cowok yang lagi duduk disampingnya. Omg.. gua jadi parno sendiri ngelihat tuh cowok kemeja putihnya jadi berwarna belang.

“ Sorry..” kata gua dan cowok itu natap gua dengan perasaan kesal tentunya.

“ Gapapa..” kata dia bangkit dari kursi dan pergi keluar ruangan, banyak yang lihatin gua, akhirnya gua terpaksa keluar dari ruangan pernikahan itu daripada dilihatin banyak orang.

Saat gua keluar, cowok yang tadi ketimpa jus gua, sedang bersih-bersih dengan tissue. Gua memperhatikan dan mendekat ke dia.

“ Sorry ya sekali lagi, tadi ga sengaja banget.”

“ Gapapa, tapi kok loe ga asing ya buat gua?” kata cowok itu.

“ Masa sih, maybe gua mukanya pasaran kali ya..”

“ Oh, gua inget. Loe temen facebook gua.. Angel ya namanya?” kata dia dan gua berpikir bisa jadi juga soalnya kan facebook itu sesuai tujuannya, menghubungan anda dengan semua orang.

“ iya benar, emang nama loe siapa?”

“ Gua Daniel, dulu kita sempat chat. Tapi uda lama banget..” kata dia dan gua pura-pura senyum and merasa inget..

“ Mungkin ya,. “

Dia pun menjelaskan kalau Agnes ini masih ada hubungan teman sama dia, akhirnya lupa deh kejadian jus jeruk tumpah itu. Sebenarnya sih, gua ga ada minat sama sekali ketika melihat wajah dia. Gak ganteng dan gak menarik, Cuma menang tinggi dan putih aja. Level gua terlalu tinggi dalam menilai pria, kita bicara banyak tapi ala kadarnya, beruntunglah adik gua muncul dan akhirnya hendak membawa gua pergi. Gua pun pamitan, tiba-tiba dia nanya.

“ Angel, boleh minta nomor telepon ga?”

“ Heh..” mulut gua terkunci, rasanya gak mau kasih, tapi melihat perlakuan gua sama baju dia, akhirnya gua pun kasih.

Dia tersenyum. Dan akhirnya pesta berakhir dan kita pun berakhir, ini gua sebut. Takdir kedua kita , setelah facebook online dulu.

***

Benar kata nenek gua, yang namanya jodoh, gak akan lari kemana-kemana. Gua kembali ditakdirkan ketemu sama si Daniel. Dia emang ga pernah nelepon atau sms gua setelah gua kasih nomor telepon gua. Tapi kita kembali ketemu saat tiba-tiba motor bebek gua mogok di jalan. Astaga, neh motor pas bawa dari rumah masih ok-ok aja. Kok tiba-tiba mati dijalan. Padahal tujuan gua naik motor ini Cuma mau beli makanan anjing gua di depan rumah. Gua bengong di jalan, tiba-tiba, si Daniel itu muncul. begonya lagi sampai detik itu gua ga lupa nama dia.

Entah bagaimana dia muncul, tapi motor gua beres saat itu juga. Saat gua Tanya kenapa bisa ada disini, dia bilang, dia mau ke rumah temen buat main futsal di deket Puri. Takdir yang aneh, walaupun dia sudah menolong motor gua yang ternyata businya lepas saat gua rem. Gua ga bilang terima kasih, tapi pergi gitu aja. Saat di depan toko anjing, gua baru merasa salah, harusnya gua bilang thks or apa gitu. Akhirnya gua berjanji dalam hati gua, kalau dia muncul lagi dalam hidup gua, gua bakal bilang terima kasih.

Sepertinya Tuhan emang uda mengatur semuanya, sekali lagi kita ketemu. Tapi kali ini, dalam keadaan berbeda. Saat itu, foto dia muncul di halaman depan facebook gua, foto dimana dia disitu lagi pakai baju kemeja dan terlihat lebih keren dari sebelumnya yang hanya pakai kaos oblong. Gua pun mengirimkan pesan di wall dia, dan berkata.

“ thks buat waktu itu di jalan, lupa bilang thksnya..” kata gua dan beberapa menit kemudian dia balas.

“ Sama-sama, sering-sering aja ya.. “ maksud dia ini ngeledekin gua supaya sering-sering mogok gitu apa gimana? Gua kaga ngerti. Tapi semua wall-wall di facebook kita berlanjut dengan kesapakatan kalau gua bakal traktir dia.

Kita janjian dan akhirnya untuk pertama kali dia nelepon gua. Gua bilang, gua akan ngajak dia makan di pizza hut puri. Kebetulan ada harga diskon buat berdua, hahaha, jangan pikir gua ini pelit ya, tapi emang lagi pengen aja. Kita janjian malam itu. Dia datang, dan kita bicara panjang lebar. Mengenal Daniel lebih dalam tentang siapa dia, yang pasti dia ini ternyata tinggal di daerah yang gak jauh dari tempat gua. Anaknya menarik,sopan dan yang pasti lugu sekali. Gua bukan cewek yang bodoh dalam menilai, tapi gua yakin banget,. Daniel itu terlalu polos sebagai cowok, apalagi ditambah dengan kalimat dia tentang kisah cinta dia yang berujung kalau dia di selingkuhi sama pacar dia,.

Saat-saat asyik lagi ngobrol. Tiba-tiba mantan gua muncul bersama gadis lain. Gua bingung, katanya dia mau kuliah di China. Lah kok tiba-tiba malah gandeng cewek. Gua memperhatikan dia berjalan, akhirnya dia sadar gua ada disana. Gua bangkit dan mendekatin dia.

“ Katanya loe ke China? Kok malah asyik pacaran?” kata gua emosi. Mantan gua sepertinya lebih berani membalas emosi gua dengan kalimat yang lebih menyakitkan.

“ Mau gua ke China atau Asyik pacaran? Ini kan bukan urusan loe? Loe kan bukan siapa-siapa gua?” mendengar kalimat itu gua langsung sakit di hati.

“ Maksud loe apa sih?” kata gua.

“ Eh, Angel, uda cukup ya loe mengontrol hidup gua, gua uda muak selama ini sama hubungan kita, loe pikir loe ini kecantikan hingga bisa suruh-suruh gua seenak hati loe. Gua senang akhirnya kita putus walau dengan alasan ke China. Karena gua sudah bosen lihat tingkah loe yang sok otoritir”

Mendengar kalimat itu, tangan gua spontan menampar dia. Rasanya sakit sekali mendengar orang yang pernah gua cintai bicara demikian. Daniel bangkit, menarik gua perlahan. Mengajak gua duduk. Gua ingin menangis, tapi gua menahan semuanya.

“ Gua mau pulang “ ucap gua langsung berjalan meninggalkan tempat makan, Daniel mengikuti gua sampai ke tempat parkir.

“ Angel.. “ teriak Daniel dan melihat dia,. Gua langsung menangis. Menangis karena harga diri gua sebagai perempuan telah hancur oleh hinaan mantan gua. Dia memeluk gua. Dan kalimatnya yang indah membuat gua tersadar untuk berhenti menangis.

“ Angel, jangan menangis untuk orang yang menyakiti loe, tapi menangis untuk kebahagiaan loe karena akhirnya loe tau siapa pria itu..”

Daniel benar, gua gak boleh menangis karena orang stupid itu, harusnya menangis karena bahagia akhirnya gua tau cinta dia itu palsu.

***

Daniel seperti obat bagi kehidupan gua setelah makan siang berantakan itu, gua banyak menghabiskan waktu sama dia. Tapi gua gak pernah menganggap dia sebagai apapun selain teman. Lucunya, dia seperti banyak waktu untuk orang seperti gua, dia rela belajar main tenis untuk bisa main sama gua. Dia rela ke salon bareng gua sekedar creambath, padahal rambutnya kan pendek. Tapi semua dia lakukan untuk apa, gua masih bertanya-tanya dalam hati. Yang pasti hal itu biar menjadi rahasia dia.

Tapi gua sempat menunjukan kalimat yang mungkin menurut gua sangat keterlaluan. Suatu ketika. Didepan sahabat-sahabat gua. Seorang teman bertanya sama gua.

“ Angel loe jadian ya sama Daniel?”

“ Heh, ga salah loe? Mana mungkin, Daniel itu kan bukan tipe gua, ga level lah ya..” gua mungkin hanya ingin bercanda saat itu, tapi saat itu Daniel muncul. gua terdiam. Dia hanya tersenyum. Gua yakin dia mendengar kalimat itu, dan waktu berjalan gua melupakan semua kalimat jahat gua itu sama dia.

Daniel memang pria yang sangat baik, dia tidak pernah merasa sedih dengan kalimat-kalimat gua. Dia tetap selalu setia ada dalam hidup gua. Dia rela menjaga anjing gua di rumah saat gua pergi keluar kota sama keluarga. Padahal gua tau dia alergi sama bulu anjing. Jadi kalau pas gua jemput anjing gua, muka dia merah-merah gitu. Pas gua Tanya, dia bilang cuma salah makan padahal akhirnya gua tau, dia itu alergi bulu anjing.

Entah apa yang dipikiran Daniel. Mengapa dia sangat baik sama gua. Lama-kelamaan gua jadi mempertanyakan kebaikan dia. Di suatu malam, entah karena gua lagi bad mood karena habis rebut sama nyokap. Gua langsung mempertanyakan semua yang ingin gua tau.

“ Kenapa sih, loe ini ini baik sama gua?” Tanya gua.

“ Gua baik sama siapapun kok, buat apa jahat sama orang?” jelas dia ngambang.

“ Tolong jujur, loe ini suka gua apa nggak, dan kebaikan loe ini ada maksud untuk merebut hati gua apa gimana?”

Daniel terdiam menatap wajah gua hampa dan berkata.

“ Angel, gua mungkin suka sama loe, tapi rasa suka gua? tidak akan sebesar keinginan gua untuk berharap menjadi kekasih loe, menjadi sahabat loe saja sudah cukup bagi hidup gua. Ngerti..”

“ Tapi gua ga mau dibaikin sama loe, gua gak mau loe salah paham. Gua Cuma ingin loe tau, kebaikan loe itu bikin gua merasa bingung, karena gua sama sekali gak kepikiran loe jadi pacar gua.”

“ Ya, gua tau kok. Gua pun ga kepikiran sama kesana. Tenang aja..”

Tapi gua tetap ragu dengan jawaban dia, sejak saat itu gua putusan untuk gak mau ketemu dia. Gua juga merasa risih dengan gosip dari semua orang kalau kita adalah kekasih. Sebagai cewek, rasanya Daniel tidak pantas untuk gua. Itu lah kesombongan yang selalu gua pertahankan. Sejak saat itu, gua selalu menghindari Daniel. Ga angkat telepon dia, sampai lebih buruknya menghapus dia dari facebook gua. Gua tau, dia sering mencari gua, sering kirim pesan ke facebook gua, mempertanyakan mengapa gua harus menghindar dan membenci dia secara tiba-tiba. Tapi gensi yang tinggi untuk menjawab akhirnya membuat gua melupakan dia tanpa ampun. Gua bilang lewat pesan facebook.

“ Jangan pernah muncul dalam hidup gua, kalau emang loe anggap gua teman, kalau loe muncul itu hanya bikin gua stress.” Ya, kalimat gua yang kasar untuk seorang Daniel yang tanpa salah.

3 bulan kemudian.

Adik gua Teddy, mengalami sebuah kecelakaan motor. Kakinya patah dan lebih buruknya lagi nyawanya terancam karena dia kehilangan darah yang sangat banyak. Golongan darah adik gua termasuk langkah, berjenis 0, sedangkan stock rumah sakit kosong, akhirnya gua terpaksa meminta tolong sama teman-teman. Celakanya mereka semua gak ada yang punya jenis golongan darah itu. Dokter bilang, dalam waktu 24 jam, stock darah harus ada. Gua cemas. Gua gak mau kehilangan adik gua, setelah kehilangan bokap gua karena meninggal.

Gua terus berdoa dan menulis status gua di facebook tentang kebutuhan darah 0 untuk adik gua. Karena terlalu stress akhirnya gua malah ketiduran dan pasrah. Tiba-tiba saat gua terlelap, suster bilang ke gua. Adik gua sudah mendapatkan donor. Gua begitu bahagia. Darah yang paling sulit itu akhirnya ditemukan. Gua ga terlalu mikir siapa yang mendonorkan darah itu karena lebih mementingkan adik gua selamat dulu karena akan operasi. Tuhan memberkati adik gua, dia selamat dan akhirnya lolos dari masa kritis.

Saat gua lagi santai, suster yang tadi kasih info donor tanpa sengaja bertemu. Gua pun bertanya, siapa donor yang berbaik hati, gua ingin mengucapkan terima kasih. Suster itu bilang.

“ Dia cowok, umurnya 24, tinggi, putih, tapi dia menolak untuk disebutkan namanya. Abis donor langsung pergi gitu aja, uda saya suruh istirahat dulu, tapi gak mau, katanya ada keperluan, padahal darahnya banyak loh yang diambil.”

Ya siapapun dia, gua berterima kasih. Saat gua sudah mulai tenang. Dan adik gua sudah bisa bicara. Seorang sahabat menelepon gua. Dan berkata hal yang sangat mengejutkan.

“ Angel. Daniel kecelakaan mobil. Dia kritis di rumah sakit pik.”

“ Kok bisa?” Tanya gua dalam hati.

“ Loe mau jenguk gak?”

Bodohnya lagi, saat itu gua putuskan untuk tidak menjenguk. Gua masih merasa malu untuk bertemu dia walaupun temen gua bilang dia kritis. Gua heran, sebenarnya gua ini makluk ciptaan tuhan yang gimana sih? Kok gua tiba-tiba gak punya hati untuk seorang yang baik seperti Daniel walau dia sedang kritis.

Seminggu kemudian, gua mendapatkan kabar kalau Daniel dipindahkan ke rumah sakit Singapura untuk perawatan yang lebih baik. Gua masih gak bergeming. Lama-lama gua jad penasaran juga dengan kondisi Daniel. Sampai akhirnya, gua mencuri-curi waktu dengan melihat facebook dia. Sebuah wall dari sahabatnya membuatnya gua sangat terpukul. Tulisan yang membuat gua merasa menjadi gadis yang sangat berdosa. Status terakhir Daniel yang terbaca setelah beberapa hari sebelum kejadian dia kecelakaan,

“ Daniel, adik Angel masuk rumah sakit, dia butuh golongan darah 0. Loe bukannya golongan darah 0. “

“ Iya, gua tau,, gua lagi otw kesana..”

gua jadi teringat kalimat suster tentang sosok Daniel. Dan gua akhirnya paham, mengapa dia gak mau sebutin nama dia saat mendonor, orang semulia ini yang rela menolong tanpa pambrih telah gua lewatkan dalam hidup gua. Gua sangat menyesal. Dengan segara cara gua mencari tau keberadaan Daniel. Gua mencoba telepon dan sms tapi telepn dia ga aktif. Sampai akhirnya gua menyerah. Gua hanya bisa berdoa dia lekas sembuh sehingga gua bisa ketemu dia

tapi rasanya semua itu hanya jadi mimpi. Karena sahabat gua berkata dan membuat tubuh gua lemas.

“ Daniel uda disisi tuhan”

Hati gua hancur. Retak dan sangat menyesal. Bahkan gua gak sempat mengucapkan terima kasih atas kebaikan dan ketulusan dia disisi gua. Kalau saja gua bisa menarik waktu dan mengubah segalanya, gua akan meminta maaf dan menyadari betapa dia sangat berharga lebih dari arti seorang kekasih.

Dia adalah seorang sahabat yang telah mengajarkan gua tentang arti cinta kasih, tentang sebuah pengorbanan dan kehidupan.

Daniel, mungkin loe gak akan pernah jadi kekasih gua. Tapi loe akan menjadi bagian dalam hidup gua. Dan biarkan gua meminta izin untuk mengatakan kepada dunia kalau loe adalah kekasih gua, walau terlambat.

Semoga kisah ini menjadi kisah yang memberikan arti bagi kalian untuk mengerti kebaikan diatas segalanya.



kini gua berpandapat. berkenalan dengan orang tidak harus dengan fisik yang indah ataupun mulut yang manis. tapi kejujuran dan kebaikan seseorang hanya bisa kita ngerti saat orang itu pergi.

Senin, 22 Maret 2010

INTERVIEW PUTRA NABABAN AMA BARRACK OBAMA

Kemaren ane nonton wawancara eksklusifnya Putra Nababan ama Barack Obama di TV.Gara-gara itu ane liat RCTI kayaknya sombong setengah mati.Ga tau napa,ane tertarik banget ama tuh wawancara.Mungkin karena Obama punya ikatan darah kali ya ama Indonesia.Di situ emang Obama terlihat masih menggunakan beberapa bahasa Indonesia yang buat saya mikir,”Heh Amerika,liat tuh presidennya ente bekas orang Indonesia.”Wah ga tau ya gimana ekspresi orang Indonesia liatnya.Emang disini ane bukan mau mengkritisi tentang komentar-komentar seriusnya.Tapi komentarnya yang ringan-ringan.Dan kalo ane liat dari bicaranya sih ane nangkep emang si Obama pengen banget pulang ke Indonesia.Masalah politik ato sebagainya itu kayaknya Cuma formalitas aja bagi dia.Kalo ane bilang sih,ga usah sok sibuklah mikirin Obama mau datang ke Indonesia.Jangan langsung negative thinking.Kalian kan ga mati kalo Obama datang ke Indonesia.Lagian kalian juga harus akui lah Indonesia ini bergantung banget kok ama Amerika.Ga usah sok-sok demo!Jijay aku!Kayak ga ada kerjaan aja.

MY NAME IS KHAN?MENURUT ANE…

“Nonton film my name is khan yuk..” ajak cewek ane.”Ayo..” segera kusetujui ajakannya,karena emang penasaran juga ama ne film.Yowes,setelah sampe di TKP (Empire XXI lah masa di warung bakso) ane trus nonton tuh film.jreng..jeng..jeng..(jreng jeng jeng apanya,dah telat juga).Setelah selesai,ane liat banyak yang tepuk tangan termasuk cewek ane,kecuali ane gan!.Ane ngerasa kok tuh film aneh ya.Kayak ga bagus editannya.Ada beberapa hal yang ane sorot.
1.Dilihat dari pendetailan cerita,sepertinya terjadi kesan buru-buru.Ada adegan yang mencolok yang sebenarnya butuh penjelasan lebih lanjut.Contoh,saat adegan emaknya khan modyar.Habis itu,langsung aja tuh si khan dah nongol di Amerika.Iya kalo dia orang normal.Masalahnya dia autis juga toh?Pasti ada hambatan yang dia temui waktu mau ke Amerika.Jujur aja ane mulai aneh ama film nya.
2.Masi dari segi teknis film,Nggak ada dijelaskan knapa si Khan takut ama warna kuning n ga ada juga dijelaskan knapa dia ga takut lagi ama tuh warna (liat pas adegan dia nikah ama istrinya)
3.Kalo yang ini ane ga tau juga ya ane yang salah liat ato ga soalnya ane juga sempat tidur bentar.Nah dalam tuh film,ada adegan orang india pemilik hotel berteriak,maki-maki orang yang nyangka dia teroris.Dalam makiannya sempat terucap yang bunyinya kira-kira gini,”Yang hancurin WTC emang muslim,tapi tidak semua muslim begitu!”Nah setelah itu ada adegan waktu khan n istrinya nonton berita,kalo WTC itu baru di serang!(What????!)Ane disitu dah mulai puyeng ama ne film.
4.Nah ini yang ane bingung.Ne film jelas-jelas mau ngingetin Amerika soal phobia mereka ama muslim.Tapi kenapa ada adegan Khan ketemu ama Obama (Obama nya ga mirip lagi.Mending ngontrak Barrack Ilham Obama yang lebih mirip!)???Ne sama aja kontradiksi,menetang pandangan ekstrem kepada islam tapi juga sekaligus menyatakan Amerika tak bersalah kalo mereka Phobia ama Islam.
5.Yang terakhir ne ya,sumpe ane bingung banget.Masa ya waktu khannya lagi cerita di depan jemaat gereja pake bahasa India?!(what?!)betul-betul ga masuk akal dah!secara orang yang di dalam tuh gereja orang Amrik semua!n parahnya orang Amriknya pada nangis dengar si khan ngomong!Wah dah ga banget filmnya...
Tapi terserah seh apa kata orang.Kalo bagi ane sih ne film agak kacau.Hanya karna mau nyampein pesan moral,teknis film agak sedikit terabaikan jadinya.Biarlah orang menilai.Mungkin kalo anak filsafat emang kadang agak berlebihan ya kalo berkomentar.

Akibat sok-sok penyanyi

TKP : HKBP Kotabaru,Yogyakarta
Waktu kejadian : 21 maret 2010 kira-kira jam 18.30
Tokoh utama : Ane sendiri lah pastinya
Sinopsis : Waktu itu pas lagi ibadah..Nah pas itu ada nyanyian pujian kepada Allah (lebay)buat ucapan syukur alias persembahan gitu.Seperti biasa ane nyanyi.Cuma karna ane merasa suara ane dah ampir mirip ama Josh Grobak,makanya ane nyanyi pake suara 2..Nah disini neh bencana dimulai.Waktu masuk bagian nada yang tinggi,ane tetep maksain nih suara pake suara 2.Eh,ga tau nya suara ane bunyinya kayak suara tikus kejepit n parahnya terdengar ama banyak orang!wah ciloko,akhitnya pada ketawa semua tuh orang ngeliatin ane.Sumpah!Ane malu banget!Tapi yang namanya murid sokrates,pantang malu karena salah!Jadi ane pasang muka cuek aja deh ambil nahan malu!

about men!!

langsung aja, gag pake basa-basi..

1. cowok beda dengan cewek, ane harus ngakuin cowok emang lebih melihat fisik luar pada pandangan pertama, tapi tentunya anda familiar dengan istilah dari mata turun ke hati??

2. kami (cowok) memang sering meminta berlebih (kiss dsb), tapi ketahuilah, ada lebih dari sekedar nafsu,, dengan hal itu kami akan merasa lebih memiliki anda (cewek), & berharap anda ga kan melakukannya lagi dengan cowok lain..

3. cewek sensitif? cewek ingin dimengerti? hey, kami pun sama… anda harus tau, bahwa saat first kiss terjadi, maka hal pertama yg ada dalam benak cowok adalah “apakah kamu pernah melakukannya dengan mantan kamu?”, “sejauh mana dulu kamu melakukannya dengan mantan kamu?” mungkin kedengarannya sangat egois, tapi justru anda harusnya senang, karna jika cowok anda berpikir seperti itu maka itu artinya dia memang benar2 menyayangi anda, percayalah..

4. dan kami pun ingin dimengerti, sumpah, pengeen banget! mungkin anda merasa cowok anda hanya bergairah dan bersemangat pada masa2 awal pacaran saja, & terkesan menjauh atau cuek setelah berjalan agak lama, tapi bukan berarti kami udah gak sayang,,bukan, ada fase jenuh yg dimiliki cowok, (& sayangnya bagi kami para cowok, susah sekali untuk gak ngebuatnya terlihat menonjol… )tapi gak berarti kami akan meninggalkan anda, percayalah kami tetap memikirkan anda setiap malamnya & tak akan meninggalkan anda, sekali lagi, kami pun butuh dimengerti…

5. anda (cewek) cemburuan? kami apalagi…..
anda kurang suka kalau kami punya sahabat cewek? kami pun sama…
hindarilah bersmsan atau berhubungan intens dengan seorang cowok yg sama, siapapun itu, karna yakinlah, meskipun kedengerannya konyol, hal itu bisa jadi salah satu alasan kami untuk meninggalkan anda…

6. dampingilah kami, anda perlu tahu, para cowok suka diperhatikan, temani kami bermain futsal, basket, atau dalam kegiatan apa pun sekalipun anda sama sekali tidak suka dengan hal itu…,
hal itu akan sangat menyenangkan kami & membuat kami bersemangat, karna sekalipun anda tidak mengerti dengan permainan itu, kami akan selalu berpikir “apakah dia menganggap permainanku tadi bagus??”,
dan percayalah, sepulang dari sana anda paling tidak akan mendapat hadiah es krim…

7. hubungi kami, buatlah kami merasa dibutuhkan… jangan meminta orang lain untuk mengantar anda ke suatu tempat, ajaklah kami..
meskipun hanya dengan angkot atau mikrolet, kami akan senang jika anda membuat kami merasa dibutuhkan atau menganggap kami sebagai pelindung anda, mungkin kami tidak akan selalu menjawab ‘ya’, tapi jika hal ini sampai terjadi, sekali lagi, hindarilah untuk meminta orang lain mengajak anda, apalagi jika itu cowok!...

8. anda pernah berpendapat bahwa ciuman dikening dari pasangan anda jauh lebih baik daripada 1000 ciuman di bibir?
lakukanlah hal yg sama pada kami! Ketahuilah, rasa bahagia & rasa nyaman yg kami dapatkan lebih dari yg dapat anda perkirakan...

terakhir…

9. kami mempunyai cara yg berbeda untuk menyayangi, hampir selalu berawal dari nafsu, tapi jika anda sudah mampu “membeli” hati kami, maka kami akan berusaha memenuhi apa pun yg kalian inginkan, karna salah satu hal yg jarang cewek ketahui tentang cowok adalah bahwa dia akan merasa sangat bersalah & tidak berguna jika tidak mampu memenuhi keinginan ceweknya….
Sori kalo ane repost...

Sabtu, 20 Maret 2010

BISPAK MEN!!

Siapakah Yang Seharusnya Lebih Siap Pakai Itu?
"Mereka tidak siap pakai!" Begitulah komentar paling populer tentang kualitas lulusan perguruan tinggi kita.
Lucu juga. Karena jika menengok kebelakang ketika kita masih lucu seperti mereka dan melamar kesana kemari sehabis wisuda; kita tidak berbeda jauh dari mereka.
Kita sering tidak menyadari bahwa kematangan yang saat ini kita miliki merupakan hasil dari tempaan yang dijalani setiap hari.
Dia diberi nama `pengalaman' . Dan pengalaman tidak bisa dipelajari dengan membaca buku atau duduk dibangku kuliah.
Lebih dari itu `siap pakai' bukanlah monopoli mereka yang baru masuk kerja.
Kita yang sudah lama bekerja pun belum tentu `siap pakai'. Meskipun terdengar agak janggal, namun relevan dengan situasi aktual keseharian kita.
Jangan-jangan orang-orang yang mengaku kompeten seperti kita ini jauh lebih `tidak siap pakai'-nya dibanding mereka?

"Lho, bisa masuk ke kampus itu saja sudah membuktikan dia bagus," sahut saya ketika seorang teman mengeluhkan kualitas adik-adik kelas dikampusnya.
Äpalagi dengan IP yang bagus, tentu mereka adalah orang-orang yang mempunyai kemampuan."
Ïya, tapi mereka nggak siap pakai." balasnya.
"Maksudmu tidak siap pakai didunia kerja?"
"Ya iyyalaaaaah. .." geramnya. "Maasak ya iyyaaa dddong!"

"Apakah saat ini elo sudah merasa `siap pakai'?" pertanyaan saya membuatnya gelisah.
"Maksud loooh?"

Kita tahu bahwa hidup kita terdiri dari berbagai tahapan. Masa dalam kandungan, kita nggak perlu report-repot.
Masa kecil, kita bermain. Masa sekolah kita mesti belajar. Selanjutnya memasuki dunia kerja.
Setiap kali kita memasuki babak baru dalam hidup kita, pastilah ada gap antara kemampuan fisikal dan intelektual kita dengan tuntutan hidup dalam setiap jenjang.
Tidak aneh, bukan?

Tidak siap pakai. Ini sama sekali bukanlah monopoli para lulusan baru.
Orang-orang yang sudah bekerja lama pun sangat banyak yang tidak siap pakai.
Itu jika kita tidak bisa mengatakan hampir semua pegawai begitu. Artinya, bisa jadi, kita yang mengaku kawakanpun bisa jadi tidak siap pakai.

"Maksud loooh?"

Sekurang-kurangnya, ada dua situasi yang membuktikan bahwa kita sering `tidak siap pakai'.
Misalnya, ketika perusahaan kita sedang mencari pengganti boss yang pensiun.
Dalam banyak situasi, perusahaan harus bersusah payah mencari orang yang layak untuk menggantikan perannya menduduki jabatan itu.
Tidak jarang akhirnya perusahaan harus merekerut orang dari luar. Mengapa harus begitu?
Karena, kita yang berada didalam organisasi ini `dinilai' belum memenuhi kualifikasi yang memadai untuk menggantikan boss yang pensiun itu.

Anda boleh saja mengemukakan seribu alasan. Namun, pada kenyataannya; peristiwa seperti ini lazim terjadi dilingkungan kita, bukan?
Jika demikian, bolehkah kita menyimpulkan bahwa orang-orang yang mengaku `siap pakai' seperti kita ini juga ternyata `tidak siap pakai' jika dihadapkan pada tantangan yang lebih tinggi?
Sama seperti kepada adik-adik yang baru lulus kuliah itu. Kita mencap mereka `tidak siap pakai'.
Pada saat yang sama perusahaan juga menganggap kita tidak siap pakai untuk peran, tugas dan tanggungjawab yang lebih besar. Apa bedanya?

Itu yang pertama.Yang kedua? Jika kita percaya bahwa kehidupan manusia itu terdiri dari berbagai tingkatan, maka tentu kita sepakat bahwa `memasuki dunia kerja' bukanlah tingkatan terakhir dalam hidup kita.
Sebab, setelah `masa bekerja' kita tuntas, maka kita memasuki tahapan kehidupan berikutnya, yang biasa kita sebut sebagai masa purna tugas. Alias pensiun.
Itulah sebabnya kita mengenal istilah `post power syndrome'.
Ini tidak semata soal apakah sebelumnya kita memegang kekuasaan besar atau tidak.
Sebab, orang-orang pensiunan yang tidak memegang jabatan tinggi pun banyak mengalami sindrom yang sama.
Ini menunjukkan bahwa kita `tidak siap pakai'didunia pasca kerja.

Mungkin kita tidak mengalami sindrom separah itu.
Tapi, tidak berarti bahwa kita sudah benar-benar siap untuk menghadap masa `setelah dunia kerja itu'.
Coba jawab pertanyaan ini; setelah pensiun, apa yang akan saya lakukan?
Jika kita masih belum memiliki gambaran yang jelas mengenai hal itu, maka kita juga `belum siap pakai'.

Boleh saja kalau anda mau berkilah bahwa pensiun itu masih lama.
Tapi, siapa yang menjamin bahwa anda tidak akan diberhentikan ditengah jalan?
Bukankah semua orang yang terkena PHK tidak pernah membayangkan hal itu akan menimpa dirinya?
Lha, jika itu terjadi kepada anda, maka itu berarti anda harus segera memasuki dunia yang berbeda.
Sudah siap pakaikah anda didunia baru itu?

`Siap pakai' seyogyanya menjadi kata kunci bagi siapa saja.
Hal itu muncul dari sebuah pertanyaan mendasar yang berbunyi;"Sudah sejauh mana saya mempersiapkan diri untuk memasuki babak berikutnya dalam kehidupan ini?".
Anda tahu bahwa semakin baik persiapan yang dilakukan, semakin baik pula gambaran dimasa depan.
Kepada adik-adik yang masih duduk dibangku kuliah kita menasihatkan; belajar yang baik. Berlatih organisasi. Jangan cuma terpaku kepada text book.
Kalian harus juga mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja.

Kita sendiripun membutuhkan nasihat seperti itu.
Supaya, kita bisa menjadi manusia yang siap pakai, ketika kita memasuki babak baru kehidupan kita.
Dan ketika kita sudah menjadi manusia yang `siap pakai' itu, maka apapun yang akan terjadi esok atau lusa; kita tidak perlu mengkhawatirkannya.
Sebab, kita sudah `siap' untuk menjalaninya. Sudah siap pakai-kah anda?

Catatan Kaki:
Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi esok hari.
Namun, jika kita sudah mempersiapkan segala sesuatunya, mungkin kita bisa menjalaninya dengan lebih baik.

Sori gan repost dari kaskus..

buat para koruptor!

Sindiran buat para koruptor sejati...

Ga tau napa,kok aku salut liat para
koruptor2 bangsa ini..
Gimana ga salut..
Mereka2 itu berhasil menyengsarakan rakyat!!!
DAn yang penting,mereka melakukan nya dengan tangan dan kepala dingin coy!!
O iya,bukan itu aja..
Orang itu juga sukses membawa Indonesia ke posisi 5 besar dunia dalam bidang korupsi!!!
Gimana awak ga salut...
KAyaknya Indonesia perlu berterimakasih buat mereka...
Gara2 mereka Indonesia jadi di terkenal di dunia.ha..ha...
Pengen juga seh belajar dari mereka..
Gimana caranya makan duit orang lain dengan tenang kayak gitu..
Soalnya aku mau melarikan duit temanku Rp1000 aja aku masi mikir...
So,para koruptor2 bangsaku,pertahankan lah prestasi mu ya kawan!!!
Bravo para koruptor!!!
DBU!!!

wah sori ne nyinggung nak jogja

Hah...
Rasanya pusing kalo berkendaraan di jogja ini..
Orang2 disini rasanya kurang memahami etika berkendaraan..
Mereka seperti grogi menghadapi jalan raya..
Contohnya aja ketika kita hendak melintasi persimpangan jalan...
Biasanya posisi yang harus di dahulukan ialah posisi orang yang sedang jalan lurus..
Namun disini orang yang sedang melaju lurus justru malah ragu-ragu dalam menjalankan kendaraannya..
Sehingga,kendaraan yang hendak menyebrang kebingungan antara langsung menyebrang atau menunggu kendaraan yang berjalan lurus itu lewat..
Hal ini yang sering kali menimbulkan kemacetan atau malah kecelakaan..
Hal lain yang paling memuakkan ialah ketika di traffic light respon pengendara,terutama mobil yang sangat lamban untuk bergerak maju.Sehingga ketika lampu hijau memasuki detik ke 10 baru beberapa mobil dan kendaraan lain bisa bergerak.Sungguh menyebalkan....
Lagipula disini budaya diam atau segan menegur pengendara yang lain yang berbuat salah jarang..
apa karena ini budaya segan orang jogja???
Atau budaya onthel yang jarang bersenggolan yang sebenarnya jadi budaya jogja yang membuat berkendaraan di jogja ini bagaikan berkendara diantara binatang liar yang tak tau aturan???

wah ini kaga jelas tulisan apa

Jam dah menunjukkan pukul 12.45 dini hari,tapi ga tau knapa mataku belum merapat. . .
Seperti biasa,hal yang kulakukan biasanya kalo dah kayak gini pasti menghayal.O ia,1 lagi,OL!
seperti biasa,aku lagi menghayal ga jelas.Mulai dari masalah teror bom,ampe jam brapa besok aku boker.Aya2 wae???Ya emank.Namanya juga menghayal ga jelas.Tapi kayaknya malam ne khayalanku agak aneh.Barusan aku mikir kalo aku pas lagi makan di burjo kesayangankuktemu ama superstar teroris,Noordin M Top!Truz aku ngobrol2 ngalor ngidul ga jelas,sampe akhirnya dy ngajak aku buat misi meledakkan UGM!Wah ga banget khayalan gini,pikirku.Makanya aku nulis2 note ga jelas gini biar ga kebayang ma muka mesum nya si Noordin. . .Jiahhh ga banget endingnya. . .

Ini sedikit tentang cinta

Jika dikatakan cantik dikira menggoda,
jika dibilang jelek di sangka menghina..
Bila dibilang lemah dia protes,,

bila dibilang perkasa dia bilang "emg gua HULK!!".

Maunya emansipasi, tapi disuruh benerin genteng, nolak
(sambil ngomel masa disamakan dengan cowok)wakawkakwak

Maunya emansipasi, tapi disuruh berdiri di bis malah cemberut
(sambil ngomel,Egois amat sih cowok ini tidak punya perasaan)khuahaha

Jika di tanyakan siapa yang paling di banggakan, kebanyakan bilang Ibunya ,
tapi kenapa ya ….. lebih bangga jadi wanita karir,
padahal ibunya adalah ibu rumah tangga...wkwkwkwk

waktu dideketin,,udah punya pasangan
waktu mau dilepasin,,dia bilang jangan
d ajak diseriusin,,gk tega ama yg lama
ditinggalin,,dijadian layangan

Bila kesalahannya diingatkankan,
mukanya merah..
bila di ajari mukanya merah,
bila di sanjung mukanya merah
jika marah mukanya merah,kok sama
semua ? bingung !!

Di tanya ya atau tidak, jawabnya diam;
ditanya tidak atau ya, jawabnya diam;
ditanya ya atau ya, jawabnya :diam,
ditanya tidak atau tidak, jawabnya ; diam,
ketika didiamkan malah marah
(repot kita disuruh jadi dukun yang bisa nebak jawabannya).

di saat meminta tolong, banyak basa-basi
di saat kita bisa,,ternyata suruh ngangkat sapi (metafora)
di saat kita gk bisa ,,dia bilang gk jadi,,bikin kita gk enak hati


waktu d smsin, minta d teleponin
waktu d teleponin, minta d samperin
waktu d samperin minta d anterin,
waktu danterin, minta ditinggalin,
waktu ditinggalin minta dijemputin,
waktu dijemputin minta dilaperin,
waktu dilaperin, pengen dimakanin,
ditanya mau makan dimana?, terserah diserahin,
diajak ke warteg kemarin, berceloteh dgn tindakan makan gk di abisin

Di bilang ceriwis marah,
dibilang berisik ngambek,
dibilang banyak mulut tersinggung,

tapi kalau dibilang S u p e l
wedaaang seneng banget…padahal sama saja maksudnya.

Dibilang gemuk engga senang
padahal maksud kita sehat gitu lho

dibilang kurus malah senang

padahal maksud kita “kenapa elo jadi begini ??!!!”

Itulah WANITA makin kita bingung makin senang DIA !!!

hehehe sori kalo repost

sedikit unek-unek tentang hidup

Akhir-akhir ini aku gerah!
Stres melihat kenyataan dunia!
Ketidakadilan menjalar dimana-mana,
isme-isme yang diputarbalikkan,
Mode-mode yang ekstrem,
Hingga penjajahan uang atas cinta!!

Arrghhh!!!!

Aku melihat dunia sudah berada di titik stagnan.
Dimana manusia sudah muak berbuat adil!
Manusia sudah bosan berjalan dalam isme-isme yang ada!
Bosan dengan mode-mode yang mengatasnamakan kesopanan dan kepantasan!
Muak dengan cinta yang tak mengharapkan materi!

Mungkin manusia sudah bosan berharap...
Manusia bosan menunggu hal abstrak..
Muak dengan janji-janji keselamatan..
Lantas aku bertanya,apakah dunia sudah tak membutuhkan Dia???
Apa benar Dia ada???
Mengapa dia menciptakan rasio dan gaib yang berbanding lurus???
Apa maksud-Nya???
Entahlah..
Yang jelas aku gerah dengan dunia ini!!!Titik!!!

Rabu, 15 Oktober 2008

About me

Kenalin,nama ku stefanus sipahutar.
Biasanya nya seh di panggil Evan (Gantengnya).Tapi kalo ekstermnya seh di panggil "anus".He..He..
Aku diturunkan ke dunia sekitar 18 tahun silam di sebuah kota di sumatera utara....Namanya seh Siantar....Aku terlahir sebagai anak pertama dari 4 bersaudara....
Skarang neh aku tinggal di sebuah kota yang mirip banget ma Siantar,Jogja...
Okay,i think that's inaf....

Kamis, 09 Oktober 2008

riwayat singkat sang guru

Sokrates lahir di Athena tahun 470 S.M. dan meninggal tahun 399 S.M. Masa hidupnya hampir sejalan dengan perkembangan sofisme di Athena. Pada hari tuanya Sokrates melihat kota tumpah darahnya mulai mundur, setelah mencapai puncak kebesaran yang gilang-gemilang. Sokrates bergaul dengan semua orang, tua dan muda, kaya dan miskin. Ia seorang filsuf dengan keunikannya sendiri. Ajaran filosofinya tak pernah dituliskannya, melainkan dilakukannya dengan perbuatan, dengan cara hidup. Menurut teman-temannya: Sokrates demikian adilnya, sehingga ia tak pernah berlaku zalim. Ia begitu pandai menguasai dirinya, sehingga ia tak pernah memuaskan hawa nafsu dengan merugikan kepentingan umum. Ia demikian cerdiknya, sehingga ia tak pernah khilaf dalam menimbang baik dan buruk.
Sokrates mempunyai tujuan, mengajar orang mencari kebenaran. Sikapnya itu adalah suatu reaksi terhadap ajaran sofisme yang merajalela waktu itu. Guru-guru sofis mengajarkan bahwa “kebenaran yang sebenar-benarnya tidak tercapai.” Sebab itu tiap-tiap pendirian dapat “dibenarkan” dengan jalan retorika. Dengan daya kata dicoba memperoleh persetujuan orang banyak. Apabila orang banyak sudah setuju, itu dianggap sudah benar. Dengan cara demikian, pengetahuan menjadi dangkal.
Terhadap aliran yang mendangkalkan pengetahuan dan melemahkan rasa tanggungjawab itulah, Sokrates memberontak. Dengan filosofinya yang diamalkan dengan cara hidupnya, ia mencoba memperbaiki masyarakat yang rusak. Orang diajak memperhitungkan tanggung jawabnya. Ia selalu berkata, yang ia ketahui cuma satu, yaitu bahwa ia tak tahu. Karena itu ia bertanya. Tanya jawab adalah jalan baginya untuk memperoleh pengetahuan. Sesungguhnya inilah permulaan dialektik. Dialektik asal katanya dialog, artinya bersoal jawab antara dua orang.
Guru-guru sofis yang mengobral “ilmu” di tengah-tengah pasar ditantangnya dengan cara ia berguru. Ia sebagai yang tidak tahu itu lalu ingin tahu dan bertanya. Tiap jawaban atas pertanyaannya disusul dengan pertanyaan baru. Demikianlah seterusnya. Pertanyaan itu makin lanjut makin mendesak. Akhirnya guru sofis tidak sanggup lagi menjawab dan mengaku tidak tahu. Lalu Sokrates mengunci tanya-jawab tadi dengan berkata: “Demikianlah adanya, kita kedua-duanya sama-sama tidak tahu.”
Dengan caranya yang berani dan jujur itu Sokrates banyak memperoleh kawan. Pemuda Athena sangat cinta kepadanya. Tetapi sebaliknya, lawannya juga banyak, terutama guru-guru sofis serta pengikut-pengikutnya yang berpolitik, yang memperoleh kemenangan dengan jalan retorika. Akhirnya Sokrates diajukan ke muka pengadilan rakyat dengan dua macam tuduhan. Pertama, bahwa ia meniadakan dewa-dewa yang diakui oleh negara, dan mengemukakan dewa-dewa baru. Kedua, bahwa ia menyesatkan dan merusak fiil (tingkah laku, perangai) pemuda.
Namun, pun dalam pembelaannya Sokrates tetap tegas. Melihat susunan mahkamah rakyat itu, sudah terang ia akan disalahkan dan dihukum. Tetapi pantang baginya akan menjilat, beriba-iba mengambil hati para hakim supaya hukumannya diperingan. Dengan tangkas ia mengatakan, bahwa ia tidak bersalah melainkan berjasa pada pemuda dan masyarakat Athena. Bukan hukuman, melainkan upah yang harus diterimanya.
Alangkah terkejutnya kawan-kawannya mendengarkan ucapannya itu. Para hakim tercengang, perasaan mereka tersinggung. Dengan suara terbanyak ia dihukum mati dengan meminum racun. Sokrates sedikitpun tidak gentar. Ia berkata dengan suara tenang, bahwa ia siap dan bersedia menjalani hukumannya.
Dengan hati yang tetap pula ia menolak semua bujukan kawan-kawannya untuk lari dari penjara dan menyingkir ke kota lain. Sokrates, yang selalu patuh kepada undang-undang, tidak mau durhaka pada saat ia akan meninggal. Cara matinya juga memberikan contoh, betapa seorang filsuf setia kepada ajarannya.
Sokrates, seperti tersebut di atas, tidak pernah menuliskan filosofinya. Jika ditilik benar-benar, ia malah tidak mengajarkan filosofi, melainkan hidup berfilosofi. Filosofinya mencari kebenaran. Ia bukan ahli pengetahuan, melainkan pemikir.
Karena Sokrates tidak menuliskan filosofinya, maka sulit sekali mengetahui ajaran otentiknya. Ajarannya itu hanya dikenal dari catatan murid-muridnya, terutama Xenephon dan Plato. Catatan Xenephon kurang bisa diyakini, karena ia sendiri bukan filsuf. Untuk mengetahui ajaran Sokrates, orang banyak bersandar kepada Plato. Tetapi kesukarannya ialah bahwa Plato dalam tulisannya banyak menuangkan pendapatnya sendiri ke dalam mulut Sokrates. Dalam uraian-uraiannya, yang kebanyakan berbentuk dialog, hampir selalu Sokrates yang dikemukakannya. Ia memikir, tetapi keluar seolah-olah Sokrates yang berkata.
Meskipun murid-murid Sokrates memberi isi sendiri-sendiri kepada ajaran gurunya, ada satu hal yang mereka sepakat, yaitu tentang metode Sokrates. Tujuan filosofi Sokrates adalah mencari kebenaran yang berlaku untuk selama-lamanya. Di sinilah letak perbedaannya dengan guru-guru sofis, yang mengajarkan bahwa semuanya relatif dan subjektif dan harus dihadapi dengan pendirian yang skeptis. Seokrates berpendapat, bahwa kebenaran itu tetap adanya dan harus dicari.
Dalam mencari kebenaran itu ia tidak memikirkan dirinya sendiri, melainkan setiap kali ia berdua dengan orang lain, dengan tanya-jawab. Orang kedua itu tidak dipandangnya sebagai lawan, melainkan sebagai kawan yang diajak bersama mencari kebenaran. Ia tidak mengajarkan, melainkan menolong mengeluarkan apa yang tersimpan di dalam jiwa orang.
Sokrates mencari pengertian, yaitu bentuk yang tetap dari segala sesuatu. Karena itu ia selalu bertanya: Apa itu? Apa yang dikatakan berani, apa yang disebut indah, apa yang bernama adil? Pertanyaan tentang “apa itu” harus lebih dahulu daripada “apa sebab”. Ini biasa bagi manusia dalam hidup sehari-hari. Anak kecil pun mulai bertanya dengan “apa itu”. Oleh karena jawab tentang “apa itu”, dicarilah dengan tanya-jawab yang makin meningkat dan mendalam, maka Sokrates diakui pula - sejak keterangan Arsitoteles - sebagai pembangun dialektik pengetahuan. Tanya-jawab, yang dilakukan secara meningkat dan mendalam, melahirkan pikiran yang kritis.
Oleh karena Sokrates mencari kebenaran yang tetap dengan tanya-jawab sana dan sini, yang kemudian dibulatkan dengan pengertian, maka jalan yang ditempuhnya adalah metode induksi dan definsi. Induksi menjadi dasar definisi.
Induksi di sini berlainan artinya dengan induksi sekarang. Menurut induksi paham sekarang, penyelidikan dimulai dengan memperhatikan yang spesifik dan dari sana - dengan mengumpulkan - dibentuk pengertian yang berlaku umum. Induksi yang menjadi metode Sokrates adalah memperbandingkan secara kritis. Ia tidak berusaha mencapai yang umum dari yang spesifik. Ia mencoba mencapai definisi dengan contoh dan persamaan, dan diuji pula dengan saksi dan lawan saksi. Seperti disebut di atas, dari kawan bersoal-jawabnya, yang masing-masing terkenal sebagai ahli dalam vak-nya sendiri-sendiri, dikehendakinya definisi tentang “berani”, “indah”, dan sebagainya. Pengertian yang diperoleh itu diujikan kepada beberapa keadaan atau kejadian yang nyata. Apabila dalam pasangan itu pengertian itu tidak mencukupi, maka dari ujian itu dicari perbaikan definisi. Definisi yang tercapai dengan cara itu diuji kembali untuk mencapai perbaikan yang lebih sempurna. Demikian seterusnya.
… Contoh Sokrates bekerja ini dapat diketahui dari dialog-dialog Plato yang mula-mula, di mana caranya berfilosofi masih dekat sekali dengan Sokrates.
Dengan jalan itu, induksi kepada definisi, hasil yang dicapai tidak lagi takluk kepada paham subjektif seperti yang diajarkan kaum sofis, melainkan umum sifatnya dan berlaku untuk selama-lamanya. Induksi dan definisi menuju pengetahuan yang berdasarkan pengertian.
Dengan caranya itu, Sokrates membangun dalam jiwa orang bahwa kebenaran tidak diperoleh begitu saja, melainkan dicari dengan perjuangan seperti memperoleh barang yang tertinggi nilainya. Dengan cara mencari kebenaran seperti itu terlaksana pula tujuan yang lain, yaitu membentuk karakter. Sebab itu, kata Sokrates, budi ialah tahu. Manusia yang dirusak oleh ajaran sofisme mau dibentuknya kembali.
Budi ialah tahu. Inilah intisari dari etika Sokrates. Maksudnya, budi baik timbul dengan pengetahuan. Orang yang berpengetahuan dengan sendirinya berbudi baik. Maka, siapa yang mengetahui hukum tentulah bertindak sesuai dengan pengetahuannya itu. Tak mungkin ada pertentangan antara keyakinan dan perbuatan. Oleh karena budi berdasar atas pengetahuan, maka budi itu dapat dipelajari. Nyatalah bahwa etika Sokrates intelektual sifatnya, disamping juga rasional. Apabila budi ialah tahu, maka tak ada orang yang sengaja, atas kemauannya sendiri, bebuat jahat. Apabila budi adalah tahu, berdasarkan pertimbangan yang benar, maka “jahat” hanya datang dari orang yang tidak mengetahui, orang yang tidak memiliki pertimbangan atau penglihatan yang benar. Orang yang tersesat adalah korban dari kekhilafannya sendiri. Tersesat bukanlah perbuatan yang disengaja. Tidak ada orang yang khilaf atas kemauannya sendiri.
Oleh karena budi ialah tahu, maka siapa yang tahu akan kebaikan dengan sendirinya terpaksa berbuat baik. Untuk itu orang pandai perlu menguasai diri dalam segala keadaan. Dalam suka mupun duka. Dan apa yang pada hakikatnya baik, adalah juga baik bagi diri kita sendiri. Jadi, menuju kebaikan adalah jalan yang sebaik-baiknya untuk mencapai kebahagiaan hidup.
Apa itu “kebahagiaan hidup”, tidak pernah dipersoalkan oleh Sokrates, sehingga murid-muridnya memberi pendapat mereka sendiri-sendiri yang bertentangan.
Menurut Sokrates, manusia itu pada dasarnya baik. Seperti dengan segala sesuatu yang ada itu ada tujuannya, begitu juga hidup manusia. Apa misalnya tujuan meja? Kekuatannya, kebaikannya. Begitu juga dengan manusia. Keadaan dan tujuan manusia ialah kebaikan sifatnya dan kebaikan budinya.
Dari pandangan etika yang rasional itu, Sokrates sampai kepada sikap hidup yang penuh dengan rasa keagaamaan. Menurut keyakinannya, menderita kezaliman lebih baik daripada berbuat zalim. Sikap itu diperlihatkannya, dengan kata dan perbuatan, dalam pembelaannya di muka hakim. Sokrates adalah orang yang percaya kepada Tuhan. Alam ini teratur susunannya menurut ujud yang tertentu. Itu, katanya, adalah tanda perbuatan Tuhan. Kepada Tuhan dipercayakannya segala-galanya yang tak terduga oleh otak manusia. Jiwa manusia itu dipandangnya sebagai bagian dari Tuhan yang menyusun alam. Sering pula dikemukakannya, bahwa Tuhan itu dirasakannya sebagai suara dari dalam, yang menjadi bimbingan baginya dalam segala perbuatannya. Itulah yang disebutnya “daimonion”. Bukan ia saja yang dapat demikian, katanya. Semua orang dapat mendengarkan suara daimonion (suara batin) itu dari dalam jiwanya, apabila ia mau.
Juga dalam segi pandangan Sokrates yang berisi keagamaan, terdapat pengaruh paham rasionalisme. Semua itu menunjukkan kebulatan, keutuhan, konsistensi ajarannya, yang menjadikan ia seorang filsuf yang terutama seluruh masa.